Buronan Narkoba Dilantik Jadi Anggota DPRD Tanjung Balai Fraksi PKB

Redaksi

buronan narkoba
Seorang buronan narkoba, Mukmin Mulyadi, dilantik menjadi Anggota DPRD Kota Tanjung Balai dari dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Mukmin Mulyadi disebut mangkir dari pemeriksaan Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara (Sumut) karena alasan sakit.

“Informasi karena sakit jadi tidak hadir dalam pemanggilan pemeriksaan,” kata juru bicara Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi, saat dikutip dari Merdeka.com pada Kamis (13/4).

Hadi mengatakan, pemeriksaan terhadap buronan narkoba tersebut telah dijadwalkan ulang. Polisi kembali melakukan pemanggilan ulang terhadap Mukmin Mulyadi di Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut dalam minggu depan.

Baca juga: Ketua DPD RI Tolak Rencana APBN Jadi Jaminan Utang Proyek Kereta Cepat China

Mukmin Mulyadi diketahui menjadi buronan narkoba dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut sejak Oktober 2020 lalu, sebelum dilantik menjadi anggota DPRD Kota Tanjung Balai.

Ia diduga terlibat dalam kasus kepemilikan pil ekstasi sebanyak 2.000 butir. Meski sedang menjadi buronan narkoba, Mukmin berhasil lolos dilantik menjadi anggota DPRD dalam proses PAW.

Dewan Pimpinan Wilayah PKB Sumut mengaku kecolongan terkait pelantikan tersebut. Pasalnya dalam meloloskan Mukmin menjadi anggota DPRD Kota Tanjung Balai, PKB Sumut hanya mengacu pada surat keterangan catatan kepolisian.

Leave a Comment