Hamil Saat Pandemi COVID-19, Haruskah Ditunda?

Ibu hamil merupakan salah satu orang yang rentan terkena virus Corona. Namun, sejak pandemi ini berlangsung, secara tidak disangka-sangka angka kehamilan malah melonjak. Lantas, haruskah pasutri menunda kehamilan saat pandemi COVID-19?

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) mengungkapkan bahwa angka kehamilan melonjak selama pandemi COVID-19. Kehamilan memang merupakan berita gembira. Namun, tidak sedikit dari kehamilan yang terjadi selama pandemi ini merupakan kehamilan yang tidak direncanakan atau akibat “kebobolan”.

Hamil
Sumber Foto: https://www.instagram.com/jellyjel0/?hl=id
BACA JUGA  Rebound Relationship, Apakah Hanya Sekedar Pelampiasan?

Alasan di Balik Pentingnya Menunda Kehamilan Saat Pandemi COVID-19

Sebenarnya hamil saat merebaknya virus Corona tidaklah dilarang. Namun, akan lebih bijak jika pasangan suami istri berusia subur menangguhkan rencana memiliki momongan hingga pandemi COVID-19 usai atau berangsur membaik.

Hamil
Sumber Foto: https://www.instagram.com/jellyjel0/?hl=id
BACA JUGA  Dampak Pornografi Pada Kehidupan, Inilah Cara Mengatasinya

Kamu perlu tahu bahwa saat hamil, hormon-hormon di tubuhmu mengalami perubahan. Hal ini bisa menyebabkan daya tahan tubuhmu menurun sehingga kamu jadi lebih rentan mengalami infeksi, tak terkecuali infeksi virus Corona.

Bahkan, infeksi kecil saja bisa berubah menjadi penyakit yang sangat serius bila menginfeksi ibu hamil. Sebuah studi menyatakan bahwa ibu hamil yang terkena COVID-19 lebih berisiko mengalami gejala yang berat serta memerlukan perawatan intensif dan alat bantu napas di ICU.

Ini tentunya sangat berpengaruh terhadap keselamatan ibu dan janin selama kehamilan.

Hamil
Sumber Foto: https://www.instagram.com/jellyjel0/?hl=id
BACA JUGA  Dinding Vagina Menipis Jadi Penyebab Gangguan Organ Intim

Sejauh ini, memang belum ada bukti bahwa virus Corona dapat menular dari ibu hamil ke janin yang dikandungnya. Namun, jika ibu hamil terinfeksi virus Corona pada trimester pertama kehamilan, demam tinggi yang terjadi dapat meningkatkan risiko terjadinya cacat lahir pada bayi.

Selain itu, pemeriksaan kehamilan di tengah pandemi seperti saat ini cenderung lebih sulit dan harus ekstra hati-hati dibandingkan dulu. Jadwal kontrol kehamilan kemungkinan juga akan dikurangi untuk mengurangi risiko kamu terpapar virus Corona di rumah sakit. Padahal, memantau kondisi kesehatan ibu dan janin adalah hal yang sangat penting selama kehamilan.

Ditambah lagi, akan ada biaya lebih yang harus dikeluarkan untuk membeli APD (alat pelindung diri) dan melakukan tes COVID-19 saat persalinan nanti. Hal ini tentu bisa memberatkan bila biaya melahirkan tidak direncanakan dengan matang sebelumnya.

Hamil
Sumber Foto: https://www.instagram.com/jellyjel0/?hl=id
BACA JUGA  Benarkah Berenang Bersama Lawan Jenis Bisa Hamil?

Itulah mengapa kamu dianjurkan menunda kehamilan di masa pandemi ini. Nah, ada berbagai cara yang bisa kamu lakukan untuk menunda kehamilan, misalnya dengan tidak melakukan hubungan intim saat masa subur atau menggunakan alat kontrasepsi, seperti kondom atau pil KB.

Imbauan menunda kehamilan ini tidak berarti semua orang tidak boleh hamil di masa pandemi. Jika kamu sudah lama berusaha memiliki momongan namun belum juga berhasil, berusia 35 tahun lebih, atau berniat untuk melakukan program hamil, menunda kehamilan justru tidak dianjurkan. Hal ini karena semakin ditunda, semakin menurun pula peluang untuk hamil.

Hamil
Sumber Foto: https://www.instagram.com/jellyjel0/?hl=id
BACA JUGA  Youtuber Tracey Kiss Nyatakan Minum Sperma Kekasihnya Untuk Tangkal Virus Corona

Namun, selama melakukan program hamil, pastikan kalian berdua dalam kondisi sehat dan melakukan pencegahan virus Corona sebaik mungkin, ya.

Selain itu, bukan berarti di masa pandemi ini kamu dan pasangan tidak bisa mempersiapkan kehamilan, lho. Ini justru bisa jadi kesempatan bagi kamu dan pasangan untuk mempersiapkan kehamilan yang sehat.

Hamil
Sumber Foto: https://www.instagram.com/jellyjel0/?hl=id

Sembari menunggu pandemi selesai, terapkanlah gaya hidup sehat, seperti mengonsumsi makanan sehat, rajin berolahraga, dan berhenti merokok. Dengan begitu, kamu akan lebih terlindungi dari virus Corona dan lebih siap untuk menyambut kehamilan nantinya.

loading...