BerandaEntertainmentSigit Wardana Hadirkan EKSISTEN!, Kisah Hidup dalam Lima Lagu

Sigit Wardana Hadirkan EKSISTEN!, Kisah Hidup dalam Lima Lagu

Independen Ekspos | Lima lagu menjadi cara Sigit Wardana merangkum perjalanan hidupnya dalam mini album bertajuk EKSISTEN!. Musisi ini memperkenalkan karya terbarunya melalui intimate showcase bersama Boleh Gigs di Glamz Antasari, Senin (12/10).

EP tersebut terdiri dari tiga lagu remake dan dua lagu baru. Perpaduan ini lahir dari keinginan Sigit untuk merayakan lagu-lagu yang pernah memberikan warna dalam hidupnya, sekaligus menyampaikan pengalaman pribadi melalui karya orisinal.

“Aku lagi pengin bikin satu penghargaan terhadap lagu-lagu yang menurut aku sudah memberikan warna buat hidup aku,” ujar Sigit Wardana.

Konsep awalnya sebenarnya lebih berfokus pada lagu-lagu milik musisi lain. Sigit Wardana ingin menjadikan mini album tersebut sebagai bentuk apresiasi terhadap karya yang memiliki hubungan emosional dengan dirinya.

Namun, sejumlah kendala membuat rencana itu berubah. Dari beberapa lagu yang ingin dibawakan kembali, hanya tiga yang akhirnya masuk dalam EP. Salah satu lagu yang sempat dipertimbangkan adalah “Satu Senyum Saja” dari Tato.

“Ternyata masuk tiga saja,” katanya.

Dua lagu baru kemudian melengkapi materi EKSISTEN! sehingga mini album ini tidak hanya berisi interpretasi ulang atas karya musisi lain, tetapi juga cerita yang lahir dari pengalaman Sigit sendiri.

Dari Lagu Kenangan ke Cerita Kehidupan

Bagi Sigit Wardana, proyek solo memiliki ruang tersendiri untuk menyampaikan cerita yang dekat dengan kesehariannya. Ia tidak hanya ingin menyanyikan lagu, tetapi juga menghadirkan pengalaman yang membentuk cara pandangnya terhadap kehidupan.

“Salah satu konsep project solo aku adalah mengangkat apa yang aku rasain, apa yang aku alamin,” tuturnya.

Pendekatan tersebut juga terlihat dalam album November yang lebih dahulu ia rilis. Album itu banyak mengangkat tema keluarga, termasuk kehidupannya bersama istri dan anak-anak.

Melalui EKSISTEN!, Sigit melanjutkan pendekatan personal tersebut dengan mengangkat nilai kesederhanaan. Ia ingin menunjukkan bahwa kehidupan musisi memiliki sisi lain di luar panggung dan aktivitas profesional.

“Aku pengin mengangkat kesederhanaan. Sederhana itu indah kok, hidup sederhana itu indah,” ujarnya.

Menurut Sigit Wardana, profesi sebagai musisi tidak menghapus peran seseorang dalam keluarga. Setelah menjalani aktivitas bermusik, ada tanggung jawab lain yang tetap harus dipenuhi di rumah.

“Musisi anak band pun juga sebenarnya seorang ayah, seorang suami, yang harus di rumah berperan sebagai bapak, sebagai suami,” katanya.

Ia juga menceritakan pengalamannya menggunakan transportasi umum dalam beberapa tahun terakhir. Pengalaman sehari-hari tersebut ikut membentuk perspektifnya dan memberi pengaruh terhadap pemilihan lagu untuk dibawakan kembali.

Arti Nama EKSISTEN! bagi Sigit Wardana

Judul EKSISTEN! muncul dari percakapan Sigit Wardana dengan teman-temannya di industri musik. Ia sering mendapat pengakuan bahwa dirinya masih berada di lingkungan musik, baik sebagai sosok yang bekerja di balik layar maupun sebagai musisi yang tampil di depan publik.

“Mau lagi di bawah, mau lagi di atas, mau di belakang layar, mau di depan layar, lu tetap di musik,” kenangnya.

Pernyataan tersebut kemudian terasa mewakili perjalanan kariernya. Bagi Sigit, keberadaan seorang musisi tidak hanya ditentukan oleh seberapa sering ia tampil di panggung. Keterlibatan dalam berbagai pekerjaan di industri musik juga menjadi bagian dari perjalanan tersebut.

Nama EKSISTEN! pun dipilih untuk menegaskan bahwa ia masih terus menjalani proses kreatif dan berkarya. Mini album ini sekaligus menjadi bagian dari langkahnya mengembangkan proyek solo.

Boleh Gigs dan Semangat Membangun Ekosistem Musik

Peluncuran EKSISTEN! berlangsung melalui intimate showcase yang memberi ruang bagi Sigit untuk berinteraksi langsung dengan para undangan. Ia ingin acara tersebut terasa seperti pertemuan bersama teman dan sahabat, bukan sekadar agenda pertunjukan.

“Senang aja ngobrol sama teman-teman, sama teman-teman media, sama sahabat-sahabat, terus aku bisa nyanyi,” ujarnya.

Selain bernyanyi, Sigit memanfaatkan acara itu untuk memperlihatkan karakter proyek solonya dengan melibatkan para pemain band. Format intim dipilih agar musik dan cerita di baliknya dapat dinikmati dalam suasana yang lebih dekat.

Kolaborasi dengan Boleh Gigs juga memiliki tujuan yang lebih luas. Sigit Wardana melihat kerja sama tersebut sebagai bentuk dukungan antarpelaku musik untuk membangun ekosistem yang saling terhubung.

“Kita saling mendukung, biar menjalin ekosistem,” katanya.

Rencana Single dan Mini Album Berikutnya

Peluncuran EKSISTEN! bukan menjadi akhir dari perjalanan solo Sigit Wardana. Ia berencana melanjutkan aktivitasnya dengan merilis sejumlah single.

Sigit Wardana juga mempertimbangkan untuk membuat mini album baru dengan tema berbeda pada tahun depan. Rencana itu masih bergantung pada situasi dan perkembangan proyeknya.

“Mungkin juga di tahun depan, kalau memang nggak ada halangan, akan rilis mini album lagi dengan tema yang berbeda,” tutupnya.

Melalui lima lagu dalam EKSISTEN!, Sigit menghadirkan pertemuan antara kenangan musikal dan pengalaman hidup. Ia mengajak pendengar melihat musik bukan hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai bagian dari perjalanan seseorang dalam memahami keluarga, kesederhanaan, dan keberadaannya di dunia yang terus berubah.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses