BerandaInternasionalDonald Trump Geram, Usir 2 Anggota Parlemen AS Muslimah Ilhan Omar dan...

Donald Trump Geram, Usir 2 Anggota Parlemen AS Muslimah Ilhan Omar dan Rashida Tlaib

Independen Ekspos – Donald Trump kembali memicu kontroversi. Donald Trump menyerukan agar dua anggota Kongres Amerika Serikat, Ilhan Omar dan Rashida Tlaib, dikirim kembali ke “tempat asal mereka” setelah keduanya memprotes pidato kenegaraan presiden.

Pernyataan itu ia tulis di platform media sosial miliknya, Truth Social, pada Rabu malam. Donald Trump menilai kedua politisi Demokrat tersebut tidak layak berada di Amerika Serikat.

Protes Keras Saat Pidato Kenegaraan

Ilhan Omar dan Rashida Tlaib berteriak saat Trump menyampaikan pidato kenegaraan pada Selasa. Pidato itu berlangsung hampir dua jam.

Keduanya memprotes saat Trump memuji kebijakan keras pemerintahannya terhadap imigran dan menyerukan penghapusan kebijakan “kota suaka”, yaitu kebijakan yang membatasi kerja sama aparat lokal dengan otoritas federal seperti Imigrasi dan Bea Cukai.

Saat itu Omar dan Tlaib berteriak, “Kalian telah membunuh orang Amerika!”

Omar mewakili Distrik Kongres ke-5 Minnesota yang meliputi kota Minneapolis. Wilayah itu menjadi lokasi penindakan imigrasi besar-besaran tahun lalu.

Pada Januari, dua warga negara AS tewas oleh petugas federal di Minnesota saat memprotes penggerebekan imigrasi oleh ICE dan agen bea cukai. Omar menyatakan di media sosial bahwa pemerintah Trump bertanggung jawab atas kematian dua konstituennya.

“Saya sudah mengatakan apa yang ingin saya katakan. Saya harus mengingatkan Trump bahwa pemerintahannya bertanggung jawab atas kematian dua warga konstituen saya,” tulis Omar.

Serangan Personal di Truth Social

Donald Trump membalas dengan serangan keras. Ia menyebut Omar dan Tlaib sebagai “politikus curang dan korup”. Ia juga menyerang kondisi mental keduanya dalam unggahan tersebut.

Donald Trump menulis bahwa perilaku mereka saat pidato kenegaraan menunjukkan ketidaklayakan sebagai pejabat publik. Ia menegaskan bahwa mereka seharusnya dikirim kembali ke tempat asal mereka secepat mungkin.

Omar adalah warga Amerika keturunan Somalia. Ia juga bagian dari komunitas Somalia-Amerika di Minnesota yang beberapa kali menjadi sasaran kritik Trump.

Tlaib adalah warga Amerika keturunan Palestina dan dikenal sebagai perempuan keturunan Palestina pertama yang terpilih ke Kongres AS.

Balasan Tlaib dan Istilah “Majnoon”

Tlaib membalas lewat media sosial. Ia menulis bahwa presiden tidak tahan dikoreksi oleh dua Muslimah.

Ia menutup unggahannya dengan tagar “#PresidentMajnoon”. Kata “Majnoon” dalam bahasa Arab berarti kerasukan, gila, atau fanatik.

Unggahan Trump secara khusus menyebut Omar dan Tlaib. Namun ia tidak menyebut Perwakilan Demokrat Sarah McBride yang menurut laporan NBC juga ikut berteriak saat pidato berlangsung.

Trump juga tidak menyebut Anggota DPR Demokrat Al Green yang dikeluarkan dari ruang sidang karena memegang papan bertuliskan “Orang kulit hitam bukanlah kera”. Tulisan itu merujuk pada video rasis mantan Presiden Barack Obama dan Michelle Obama yang sebelumnya dibagikan Trump di media sosial.

Ketegangan Politik Kian Terbuka

Insiden ini memperlihatkan ketegangan terbuka antara Presiden dan sebagian anggota Kongres dari Partai Demokrat. Serangan personal dan balasan di media sosial memperuncing konflik yang sebelumnya terjadi di ruang sidang.

Perdebatan soal imigrasi, kebijakan kota suaka, dan tindakan aparat federal menjadi latar utama benturan tersebut.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses