Independen Ekspos – Serangan AS–Israel terhadap Iran memasuki hari keempat dengan eskalasi yang semakin brutal. Militer Amerika Serikat mengklaim telah menghancurkan fasilitas komando dan kendali milik Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) serta instalasi pertahanan udara Iran.
Komando Pusat Militer AS, United States Central Command (CENTCOM), pada Selasa menyatakan pasukannya juga menghancurkan lokasi peluncuran rudal dan drone Iran. Namun, tidak ada bukti visual atau dokumentasi yang dipublikasikan untuk mendukung klaim tersebut.
Dalam pernyataan di platform X, CENTCOM menegaskan akan terus mengambil tindakan tegas terhadap ancaman yang disebut berasal dari rezim Iran.
1.250 Target Diserang, 6 Tentara AS Tewas
Sehari sebelumnya, CENTCOM mengklaim telah menyerang lebih dari 1.250 target di Iran dan menghancurkan 11 kapal Iran.
Di tengah ofensif itu, enam personel militer AS dilaporkan tewas akibat serangan balasan Iran ke wilayah Kuwait pada akhir pekan lalu.
Ironisnya, Kuwait disebut secara keliru menembak jatuh tiga jet tempur F-15E milik AS saat menghadapi serangan Iran. Seluruh enam awak pesawat berhasil melontarkan diri dan dievakuasi dalam kondisi selamat.
Gedung Majelis Ulama Iran Rata dengan Tanah
Serangan udara juga dilaporkan meratakan gedung Assembly of Experts di Kota Qom, selatan Teheran. Lembaga ini dibentuk pada 1979 dan berperan penting dalam memilih serta mengawasi pemimpin tertinggi Iran.
Laporan dari Bulan Sabit Merah Iran menyebutkan sedikitnya 787 orang tewas sejak serangan dimulai Sabtu lalu. Sebanyak 153 wilayah administratif terdampak dan 1.039 serangan tercatat terjadi di seluruh negeri.
Di Provinsi Kerman, 13 tentara Iran tewas dalam serangan ke pangkalan militer di wilayah selatan. Sementara kantor berita ISNA melaporkan lima anggota angkatan udara dan laut IRGC tewas dalam serangan di Jam dan Dir, Provinsi Bushehr.
Trump: AS Mampu Beroperasi Lebih Lama
Presiden AS, Donald Trump, menyatakan Washington memiliki kemampuan untuk melanjutkan operasi militer lebih lama dari proyeksi awal empat hingga lima pekan.
Pernyataan itu mempertegas bahwa konflik belum menunjukkan tanda-tanda mereda.
Ledakan Guncang Teheran, Isfahan dan Shiraz
Di Teheran, suara ledakan terdengar sepanjang malam hingga Selasa pagi. Kantor berita Mehr juga melaporkan dentuman terjadi di Isfahan dan Shiraz.
Juru bicara militer Israel, Avichay Adraee, menyatakan angkatan udara Israel menyerang sistem pertahanan udara Iran serta personel yang mengoperasikan radar dan peluncur rudal.
Israel juga disebut menargetkan lokasi yang terkait dengan platform peluncur rudal balistik Iran.
Beirut Ikut Dibombardir, 52 Tewas
Konflik meluas ke Lebanon. Militer Israel meluncurkan serangan simultan ke Beirut pada Selasa terhadap posisi yang diklaim milik Hezbollah.
Serangan udara sebelumnya di pinggiran selatan Beirut dan Lebanon selatan menewaskan sedikitnya 52 orang dan melukai 154 lainnya, menurut media pemerintah setempat.
Hezbollah menyatakan telah menyerang Pangkalan Udara Ramat David di Israel utara dengan mengerahkan kawanan drone yang menargetkan radar dan ruang kendali.
PBB: Sekolah dan Rumah Sakit Jangan Diserang
Pejabat tinggi PBB menyampaikan keprihatinan mendalam atas meningkatnya korban sipil, termasuk anak-anak.
Perwakilan khusus Sekjen PBB untuk anak dan konflik bersenjata, Vanessa Frazier, serta perwakilan khusus untuk kekerasan terhadap anak, Najat Maalla M’jid, menyatakan serangan terhadap sekolah dan rumah sakit tidak dapat diterima.
Pejabat Iran mengklaim satu serangan ke sekolah dasar di Minab menewaskan sedikitnya 165 siswi dan staf. Selain itu, sembilan rumah sakit dilaporkan mengalami kerusakan berat.
PBB mendesak penghentian segera permusuhan dan meminta semua pihak mematuhi hukum humaniter internasional.
Perang AS–Israel melawan Iran kini telah berubah menjadi konflik regional dengan korban jiwa besar dan kerusakan infrastruktur luas.
Data korban terus bertambah. Operasi militer belum menunjukkan tanda-tanda dihentikan.
Ketegangan di Timur Tengah kini berada pada titik paling berbahaya dalam beberapa tahun terakhir.


