BerandaPeristiwaLongsor TPST Bantargebang Telan 6 Nyawa, Satu Orang Masih Dicari

Longsor TPST Bantargebang Telan 6 Nyawa, Satu Orang Masih Dicari

Longsor Sampah di Zona 4 Bantargebang Berujung Duka

Independen Ekspos | Longsor sampah di Zona 4 Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi, menelan korban jiwa. Hingga Senin (9/3/2026) sore, tim SAR gabungan menemukan enam orang dalam keadaan meninggal dunia.

Peristiwa itu terjadi pada Ahad (8/3/2026) sekitar pukul 14.30 WIB. Saat kejadian, sejumlah truk sampah sedang mengantre untuk membongkar muatan di area TPST.

Tiba-tiba tumpukan sampah longsor. Material sampah menimpa lima unit truk dan satu warung yang berada di sekitar lokasi.

Insiden tersebut langsung memicu operasi pencarian oleh tim SAR gabungan.

Enam Korban Meninggal Dunia Berhasil Dievakuasi

Hingga hari kedua pencarian, tim SAR telah mengevakuasi enam korban meninggal dunia dari lokasi longsor di Bantargebang.

Korban yang ditemukan meninggal dunia adalah:

  • Enda Widayanti (25), pemilik warung
  • Sumine (60), pemilik warung
  • Dedi Sutrisno, sopir truk warga Karawang
  • Irwan Supriatin, sopir truk
  • Jussova Situmorang (38)
  • Hardianto

Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari, menyampaikan data korban masih terus diperbarui.

“Jumlah korban masih terus dalam pendataan berdasarkan keterangan saksi dan pihak keluarga yang kehilangan anggotanya,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (9/3/2026).

Detik-Detik Penemuan Korban pada Hari Kedua Pencarian

Operasi pencarian pada Senin melibatkan ratusan personel. Total 336 personel dikerahkan untuk menyisir area longsor.

Tim menggunakan berbagai metode pencarian, termasuk:

  • pembukaan akses dengan alat berat
  • penyisiran menggunakan anjing pelacak K9
  • pemantauan udara menggunakan drone thermal

Drone thermal digunakan untuk mendeteksi panas tubuh dari udara.

Korban Ditemukan Pukul 12.05 WIB

Pada pukul 12.05 WIB, tim menemukan satu korban dalam keadaan meninggal dunia. Jenazah langsung dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi.

Identifikasi Korban Pukul 16.00 WIB

Pada pukul 16.00 WIB, tim Disaster Victim Identification (DVI) memastikan korban tersebut adalah Jussova Situmorang (38).

Korban Ditemukan di Pinggir Kali Pukul 17.50 WIB

Sekitar pukul 17.50 WIB, tim SAR kembali menemukan satu korban lain. Korban teridentifikasi bernama Hardianto.

Jenazah ditemukan di pinggir kali dengan kondisi tertimbun sampah. Tim kemudian mengevakuasi korban dan membawa jenazah ke RS Polri Kramat Jati.

Enam Orang Selamat dari Longsor

Selain korban meninggal dunia, enam orang berhasil selamat dari kejadian tersebut.

Mereka adalah:

  • Budiman
  • Johan
  • Safifudin
  • Slamet
  • Ato
  • Dofir

Pada pukul 16.57 WIB, pihak kepolisian memastikan Ato dan Dofir telah kembali ke rumah masing-masing.

Secara keseluruhan, terdapat 13 orang yang terdampak dalam peristiwa longsor Bantargebang.

Satu Korban Masih Dalam Pencarian

Tim SAR gabungan masih melanjutkan pencarian terhadap satu korban yang dilaporkan hilang. Korban tersebut bernama Riki.

Pencarian dilakukan dengan membuka tumpukan sampah menggunakan alat berat sambil menyisir area di sekitar titik longsor.

Tim juga meminta masyarakat segera melapor jika kehilangan anggota keluarga yang diduga berada di lokasi saat kejadian longsor Bantargebang.

Operasi pencarian terus berlangsung hingga seluruh korban berhasil ditemukan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses