Independen Ekspos | Menjelang Lebaran 2026, permintaan penukaran uang baru melonjak. Banyak warga berburu pecahan rupiah baru untuk kebutuhan bagi-bagi saat hari raya. Namun tidak semua orang berhasil mendapat kuota.
Bank Indonesia memastikan tidak akan membuka periode ketiga penukaran uang baru melalui aplikasi PINTAR BI. Keputusan ini muncul setelah banyak warga menanyakan kemungkinan tambahan jadwal penukaran.
Antusiasme Tinggi, Banyak Warga Gagal Dapat Kuota
Program penukaran uang baru Lebaran 2026 dijalankan melalui layanan SERAMBI milik Bank Indonesia. Program ini memungkinkan masyarakat memesan penukaran uang melalui situs PINTAR BI.
Pada periode kedua, BI membuka pemesanan pada dua tanggal berbeda.
Jadwal Pemesanan Kuota
- Wilayah Jawa: 24 Februari 2026 mulai pukul 08.00 WIB hingga kuota habis
- Wilayah luar Jawa: 27 Februari 2026 mulai pukul 08.00 WIB hingga kuota habis
Kuota tersebut langsung diserbu masyarakat. Banyak warga tidak sempat mendapatkan slot penukaran.
Situasi ini memicu pertanyaan di media sosial. Banyak pengguna menanyakan apakah BI akan membuka periode ketiga.
BI Tegaskan Tidak Ada Penukaran Periode Ketiga
Bank Indonesia menjawab pertanyaan tersebut melalui akun Instagram resmi mereka.
Pernyataan itu muncul dalam kolom komentar pada Senin, 23 Februari 2026.
“Tidak ada periode ke-3, ya, Sobat. Sebagai alternatif, kamu bisa memilih lokasi lainnya, pantau Instagram Kantor Perwakilan BI setempat, atau berkoordinasi dg perbankan umum terdekat.”
BI juga menegaskan tidak ada penambahan jadwal pendaftaran setelah periode kedua.
Penjelasan lain juga disampaikan melalui komentar akun resmi BI.
“Periode 3 tidak tersedia ya. FYI, penukaran kuota periode 2 wilayah Pulau Jawa telah habis. Anda dapat menghubungi bank umum terdekat untuk menanyakan ketersediaan uang pecahan kecil, adapun layanan, sesuai kebijakan masing-masing bank. Semoga membantu.”
Dengan keputusan ini, masyarakat yang tidak memperoleh kuota harus mencari alternatif penukaran di bank umum.
Jadwal Penukaran Uang Rupiah Lebaran 2026
Bagi masyarakat yang berhasil mendapat kuota pemesanan, penukaran uang tetap berjalan sesuai jadwal.
Periode Penukaran
28 Februari 2026 sampai 15 Maret 2026.
Penukaran dilakukan di kas keliling sesuai lokasi dan jadwal yang dipilih saat pemesanan.
Setiap pemesan wajib membawa bukti pemesanan ketika datang ke lokasi penukaran.
Syarat yang Harus Disiapkan Saat Penukaran
Masyarakat yang sudah mendapatkan kuota harus menyiapkan beberapa dokumen.
- KTP
- Bukti pemesanan dari situs PINTAR BI
- Bukti pemesanan dalam bentuk unduhan atau cetak
Sebelum mengakses situs PINTAR BI, pengguna juga dianjurkan membersihkan cache browser agar proses pemesanan berjalan lancar.
Alternatif Penukaran Uang di Bank Umum
Ketika kuota BI habis, masyarakat masih memiliki pilihan lain. Bank umum membuka layanan penukaran uang layak edar dan pecahan kecil.
Namun setiap bank memiliki mekanisme berbeda.
BNI
Bank Negara Indonesia membuka layanan penukaran uang layak edar di kantor cabang utama.
Nasabah perlu membawa:
- e-KTP atau Identitas Kependudukan Digital
- kartu ATM
- buku tabungan atau e-Statement
Penukaran dilakukan sesuai ketersediaan stok uang.
Bank Mandiri
Bank Mandiri menyediakan layanan penukaran uang pecahan kecil.
Penukaran bisa dilakukan melalui dua cara:
- pemesanan melalui PINTAR BI
- datang langsung ke kantor cabang
Jika datang langsung, nasabah perlu memastikan terlebih dahulu ketersediaan uang di cabang tersebut.
BRI
Bank Rakyat Indonesia mengarahkan proses penukaran melalui situs PINTAR BI.
BRI belum melayani penukaran langsung melalui teller di kantor cabang.
Kenali Dua Jenis Uang dalam Layanan Penukaran
Bank Indonesia menjelaskan ada dua istilah yang sering muncul dalam layanan penukaran uang.
Uang Layak Edar (ULE)
Uang layak edar adalah uang rupiah yang masih memenuhi standar kualitas untuk diedarkan. Uang ini tidak selalu berupa uang baru.
Uang Pecahan Kecil (UPK)
Uang pecahan kecil adalah paket pecahan yang sering digunakan saat Lebaran.
Nominalnya terdiri dari:
- Rp1.000
- Rp2.000
- Rp5.000
- Rp10.000
- Rp20.000
Pecahan tersebut menjadi bagian paket penukaran dalam program SERAMBI 2026.
Kenapa Uang Baru Selalu Diburu Saat Lebaran?
Tradisi berbagi uang kepada anak-anak dan keluarga saat Lebaran membuat permintaan uang pecahan kecil meningkat tajam setiap tahun.
Situasinya mirip antrean panjang menjelang mudik. Semua orang ingin mendapat bagian lebih dulu.
Karena itu, kuota penukaran sering habis dalam waktu singkat.
Tahun ini tidak berbeda. Kuota penukaran melalui PINTAR BI langsung habis pada periode kedua. Bank Indonesia pun menegaskan tidak akan membuka periode tambahan.


