BerandaInternasionalIran Lakukan Serangan Mematikan, Rudal Hipersonik Fatah-2 Hantam Israel dan Pangkalan AS

Iran Lakukan Serangan Mematikan, Rudal Hipersonik Fatah-2 Hantam Israel dan Pangkalan AS

Independen Ekspos – Iran melancarkan serangan balasan besar-besaran terhadap Israel dan kepentingan Amerika Serikat di Timur Tengah pada Minggu (3/1/2026). Aksi militer ini dilakukan setelah serangan terkoordinasi Amerika Serikat dan Israel menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, serta sejumlah pejabat keamanan tinggi Iran.

Serangan balasan Iran langsung menyasar wilayah Israel dan aset militer Amerika Serikat di berbagai negara Timur Tengah. Negara yang terdampak antara lain Qatar, Uni Emirat Arab, Kuwait, Bahrain, Yordania, Arab Saudi, Irak, dan Oman. Situasi kawasan pun berubah menjadi sangat tegang.

Israel menjadi target utama dalam gelombang serangan tersebut. Sedikitnya sembilan orang tewas akibat hantaman rudal Iran di kota Beit Shemesh. Serangan ini menandai eskalasi militer paling serius dalam konflik Iran–Israel sejauh ini.

Di sisi lain, Komando Pusat AS melaporkan tiga tentara Amerika Serikat tewas dan lima lainnya luka berat akibat serangan Iran di sejumlah titik Timur Tengah. Informasi tersebut dikutip dalam laporan pembaruan Al Jazeera.

Iran Abaikan Ancaman Trump

Iran secara terbuka mengabaikan peringatan Presiden AS, Donald Trump, yang sebelumnya mengancam akan membalas dengan “kekuatan yang belum pernah terlihat” jika Iran melakukan serangan besar. Teheran tetap melanjutkan operasinya tanpa kompromi.

Unit elite militer Iran, Korps Garda Revolusi Iran, menyatakan telah menyerang 27 pangkalan militer AS di Timur Tengah serta fasilitas militer Israel di Tel Aviv. Garda Revolusi menegaskan serangan ini sebagai bentuk balas dendam langsung.

Laporan menyebutkan ledakan berulang terdengar di Qatar dan Uni Emirat Arab, menandakan meluasnya dampak serangan lintas negara. Media pemerintah Iran juga melaporkan 201 orang tewas akibat serangan di 24 provinsi Iran sebelumnya.

Iran Gunakan Rudal Hipersonik Fatah-2

Dalam serangan balasan ini, Iran untuk pertama kalinya menggunakan Rudal Fatah-2. Senjata ini merupakan rudal balistik hipersonik buatan Iran yang termasuk kategori hypersonic glide vehicle (HGV).

Fatah-2 adalah versi lanjutan dari rudal Fatah yang diumumkan secara resmi pada 19 November 2023. Menurut klaim resmi Iran, rudal ini memiliki jangkauan hingga 1.400 kilometer dan melaju dengan kecepatan Mach 15 atau sekitar 5,1 kilometer per detik.

Menukik dari Luar Atmosfer

Rudal Fatah-2 diluncurkan hingga ke luar atmosfer sebelum menukik tajam ke target dengan kecepatan supersonik. Desain ini memungkinkan rudal menghindari sistem pertahanan udara modern, termasuk sistem pencegat rudal Israel.

Berbeda dengan rudal balistik konvensional yang memiliki lintasan melengkung dan mudah diprediksi, rudal hipersonik Fatah-2 mampu bermanuver aktif setelah memasuki atmosfer. Kemampuan ini membuat pelacakan dan intersepsi menjadi sangat sulit dilakukan.

Hulu Ledak Glide Vehicle

Fatah-2 dilengkapi hulu ledak glide vehicle (HGV) yang dapat bergerak lincah dan mengubah arah selama penerbangan. Jenis hulu ledak ini mampu melaju dengan kecepatan Mach 5 hingga Mach 20, sekaligus terbang pada ketinggian lebih rendah dari rudal balistik biasa.

Iran menegaskan teknologi ini menjadi lompatan besar dalam kemampuan militernya, sekaligus pesan keras bahwa Teheran mampu menembus sistem pertahanan musuh dan mengubah keseimbangan kekuatan di kawasan Timur Tengah.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses