BerandaInternasionalMantan Pangeran Inggris Ditangkap Polisi, Terkait Hubungan dengan Jeffrey Epstein

Mantan Pangeran Inggris Ditangkap Polisi, Terkait Hubungan dengan Jeffrey Epstein

Independen Ekspos – Mantan pangeran Inggris Andrew Mountbatten-Windsor ditangkap kepolisian atas dugaan pelanggaran jabatan publik setelah pengungkapan terbaru dokumen milik Jeffrey Epstein, mendiang terpidana kejahatan seksual. Kasus ini kembali menyorot hubungan Andrew dengan Epstein yang sebelumnya telah menuai kontroversi luas.

Mantan pangeran Inggris Andrew Mountbatten-Windsor ditangkap pada Kamis (19/2) oleh Kepolisian Thames Valley di wilayah Norfolk. Informasi tersebut dilaporkan oleh BBC, yang mengutip pernyataan resmi kepolisian setempat.

Pihak kepolisian menyatakan tersangka saat ini ditahan di kantor polisi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi menolak mengonfirmasi identitas tersangka secara langsung dengan alasan mengikuti pedoman nasional penanganan perkara pidana.

Mantan pangeran Inggris Andrew Mountbatten-Windsor juga tengah menjadi subjek penggeledahan di sejumlah lokasi. Kepolisian memastikan penggeledahan masih berlangsung di wilayah Berkshire dan Norfolk sebagai bagian dari proses penyelidikan.

Assistant Chief Constable Oliver Wright menyampaikan bahwa penyelidikan resmi telah dimulai setelah dilakukan penilaian menyeluruh atas informasi yang diterima. Ia menegaskan dugaan yang diselidiki berkaitan dengan potensi pelanggaran jabatan publik.

Andrew Mountbatten-Windsor membantah telah melakukan pelanggaran hukum apa pun terkait hubungannya dengan Epstein. Sebelumnya, pada 9 Februari, kepolisian Inggris mengonfirmasi bahwa laporan dugaan pelanggaran hukum tersebut sedang ditelaah sesuai prosedur yang berlaku.

Mantan pangeran Inggris Andrew Mountbatten-Windsor diketahui merupakan adik kandung Raja Charles III. Ia pernah menjabat sebagai utusan dagang Inggris pada periode 2001 hingga 2011, sebelum mengundurkan diri dari seluruh tugas kerajaan pada 2019 menyusul mencuatnya hubungan dengan Epstein.

Berdasarkan pengungkapan terbaru berkas Epstein, pada 7 Oktober 2010, Andrew diketahui mengirimkan jadwal perjalanan dinasnya sebagai utusan dagang ke Singapura, Vietnam, Shenzhen, dan Hong Kong kepada Epstein.

Selanjutnya, pada 30 November 2010, setelah menerima laporan resmi perjalanan tersebut dari asisten khususnya, Andrew diduga meneruskan laporan itu kepada Epstein. Informasi inilah yang kini menjadi bagian dari fokus penyelidikan kepolisian.

Kasus ini masih dalam tahap penyidikan. Kepolisian menegaskan bahwa seluruh proses hukum akan dilakukan secara profesional sesuai ketentuan yang berlaku di Inggris.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses