Independen Ekspos – Ragnar Oratmangoen menunjukkan kepedulian nyata di bulan Ramadan dengan meluncurkan proyek pembangunan masjid dan lapangan olahraga di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Aksi sosial pemain timnas Indonesia ini langsung mencuri perhatian publik karena menyasar masyarakat berpenghasilan rendah dan penyintas badai Seroja.
Ragnar Oratmangoen menggandeng lembaga amal Sadaqah Smile untuk merealisasikan program tersebut. Ia menargetkan penggalangan dana sebesar 50.000 euro atau sekitar Rp830 juta. Hingga saat ini, dana awal sebesar 2.193 euro telah terkumpul dan jumlahnya terus bertambah seiring dukungan masyarakat.
Ragnar Oratmangoen menyebut aksi ini sebagai bentuk rasa syukur atas dukungan luar biasa yang ia terima sejak memperkuat timnas Indonesia. Penyerang berdarah Belanda itu mengaku perjalanan kariernya di Indonesia memiliki makna besar dalam hidupnya dan membuatnya merasa Indonesia adalah rumah kedua.
“Indonesia telah memberiku begitu banyak cinta selama beberapa tahun terakhir, sekarang saatnya memberikan sesuatu kembali,” tulis Ragnar dalam unggahan media sosialnya.
Lokasi pembangunan dipilih secara khusus di kawasan Kupang, NTT, yang dihuni keluarga berpenghasilan rendah dan warga terdampak badai Seroja. Selama ini, masyarakat setempat harus menempuh jarak cukup jauh untuk mencapai masjid terdekat. Bahkan, mereka kerap melewati rute yang dinilai kurang aman.
Masjid yang akan dibangun memiliki ukuran 12 x 12 meter dengan kapasitas sekitar 200 hingga 250 jemaah. Fasilitasnya dirancang lengkap, mulai dari pengeras suara, kipas angin dinding, hingga area sanitasi yang memadai. Tempat wudu juga akan dipisahkan untuk pria dan wanita demi kenyamanan beribadah.
Proyek ini juga mengusung konsep ramah lingkungan. Sistem penyediaan air bersih akan didukung panel surya sebagai sumber energi. Langkah ini diharapkan membuat operasional masjid lebih efisien dan berkelanjutan dalam jangka panjang.
Tak hanya rumah ibadah, Ragnar juga menyiapkan lapangan olahraga multifungsi berukuran 20 x 14 meter di samping masjid. Lapangan tersebut akan dilengkapi gawang sepak bola dan ring basket serta pagar pembatas untuk menjaga keamanan.
Menurut Ragnar Oratmangoen, fasilitas olahraga sangat penting bagi perkembangan generasi muda, terutama di daerah yang minim sarana aktivitas positif. Ia berharap kehadiran lapangan ini dapat menjadi ruang aman bagi anak-anak dan remaja untuk menyalurkan energi secara produktif.
Aksi sosial Ragnar Oratmangoen ini menjadi bukti bahwa kontribusi seorang atlet tidak hanya berhenti di lapangan pertandingan. Di bulan suci Ramadan, langkah nyata ini menjadi inspirasi sekaligus harapan baru bagi masyarakat Kupang, NTT.


