BerandaOlahragaValentino Rossi: Mengalahkan Marquez Mustahil dengan Motor Lebih Buruk

Valentino Rossi: Mengalahkan Marquez Mustahil dengan Motor Lebih Buruk

Independen Ekspos | Persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 mulai memanas sejak seri pembuka musim di Sirkuit Buriram, Thailand.

Nama Marco Bezzecchi mencuat setelah tampil kuat bersama tim Aprilia Racing. Ia mencatat waktu tercepat dan menang di balapan utama.

Namun legenda MotoGP Valentino Rossi menilai peluang anak didiknya itu untuk mengalahkan Marc Marquez dalam perebutan gelar masih sangat kecil.

Menurut Rossi, faktor utama bukan kemampuan pembalap. Masalahnya ada pada motor.

Rossi: Bezzecchi Sedang Dalam Performa Terbaik

Rossi melihat perkembangan besar pada Bezzecchi dalam beberapa waktu terakhir.

Pembalap Italia itu dikenal bekerja keras dalam latihan dan menunjukkan fokus tinggi saat berada di lintasan.

Saat ini pembalap yang sedang dalam performa terbaik adalah Bezzecchi. Dia pembalap yang paling keras berlatih. Di The Ranch pun dia sangat cepat dan sangat fokus. Dia ingin menang sekarang juga,” kata Rossi.

Bezzecchi memang lahir dari program pembinaan VR46 Riders Academy milik Rossi.

Di pusat latihan Moto Ranch Tavullia, Rossi sering melihat langsung perkembangan anak didiknya tersebut.

Menurutnya, Bezzecchi selalu menunjukkan kecepatan tinggi saat latihan. Ia juga memiliki motivasi besar untuk meraih kemenangan.

Masalah Utama: Motor Aprilia Dinilai Masih Kalah dari Ducati

Meski memuji kemampuan Bezzecchi, Rossi tetap meragukan peluangnya menantang Marquez.

Alasannya sederhana. Performa motor.

Bezzecchi menunggangi Aprilia RS-GP26, sedangkan Marquez menggunakan Ducati Desmosedici GP26.

Menurut Rossi, paket motor Ducati masih berada di level lebih tinggi.

Aprilia sedikit lebih lemah dibanding Ducati. Jadi mengalahkan Marquez dengan motor yang lebih buruk? Mustahil terjadi,” ujar Rossi.

Komentar itu menegaskan satu hal. Dalam MotoGP, pembalap hebat tetap membutuhkan motor yang kompetitif.

Bezzecchi Dinilai Punya Bakat Penting untuk Mengembangkan Motor

Meski motor Aprilia dinilai tertinggal, Rossi melihat satu kelebihan penting pada Bezzecchi.

Ia memiliki kepekaan tinggi terhadap perilaku motor.

Dia punya feeling yang sangat baik. Dia sangat sensitif saat memberi masukan kepada para insinyur,” kata Rossi.

Menurutnya, gaya balap agresif Bezzecchi tetap disertai pemahaman teknis yang kuat.

Pembalap itu mampu menjelaskan kepada tim bagaimana motor bekerja di lintasan. Informasi ini membantu teknisi mengembangkan motor sepanjang musim.

Perjalanan Bezzecchi: Dari Tim VR46 ke Aprilia

Bezzecchi sebelumnya membalap untuk tim Pertamina Enduro VR46 Racing Team yang menggunakan motor Ducati.

Ia kemudian pindah ke tim pabrikan Aprilia mulai musim 2025.

Perpindahan ini sempat mengejutkan beberapa pembalap.

Legenda MotoGP Dani Pedrosa mengaku tidak menyangka performa Bezzecchi tetap tinggi setelah meninggalkan Ducati.

Saya tidak menyangka akan seperti ini. Pindah dari Ducati seperti langkah mundur,” kata Pedrosa.

Rossi setuju bahwa perubahan tersebut membuat tantangan menjadi lebih besar. Namun ia menilai Bezzecchi berhasil beradaptasi.

Musim lalu, Bezzecchi membawa Aprilia meraih enam kemenangan dari sprint race dan grand prix. Ia juga finis di posisi ketiga klasemen akhir.

Hasil Seri Pembuka MotoGP 2026 Mengubah Peta Persaingan

Balapan pertama musim 2026 di Thailand memberi gambaran awal persaingan.

Bezzecchi sempat terjatuh dari posisi terdepan pada sprint race. Namun ia bangkit pada balapan utama.

Ia memimpin sejak start hingga finis.

Sementara itu, Marquez mengalami masalah teknis pada motornya. Ia gagal finis akibat kerusakan pelek roda setelah sebelumnya naik podium pada sprint race.

Akibat hasil tersebut, Marquez hanya mengumpulkan sembilan poin di awal musim.

Klasemen Awal: Bezzecchi Tempel Pedro Acosta

Setelah seri pembuka, klasemen sementara MotoGP 2026 menunjukkan persaingan ketat.

Pedro Acosta memimpin klasemen.

Bezzecchi berada di posisi kedua dengan selisih tujuh poin.

Marquez masih tertahan di posisi kedelapan.

Musim masih panjang. Banyak balapan tersisa. Namun komentar Rossi memberi gambaran jelas tentang peta kekuatan.

Kecepatan pembalap penting.

Tetapi di MotoGP, mesin sering menentukan siapa yang benar-benar bisa menjadi juara.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses