Independen Ekspos – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menegaskan dirinya tidak ambil pusing terkait peluang tim nasional Iran tampil di Piala Dunia FIFA 2026. Pernyataan ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan konflik antara Amerika Serikat–Israel dan Iran yang memicu perhatian global.
Trump soal Iran menyampaikan sikapnya secara terbuka saat ditanya mengenai kemungkinan partisipasi Iran dalam turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut. Dalam keterangannya yang dikutip dari The New York Times, Rabu (4/3), Trump mengatakan dirinya tidak mempermasalahkan jika Iran tetap berlaga.
“Saya benar-benar tidak peduli jika Iran berpartisipasi di Piala Dunia 2026. Saya pikir Iran adalah negara yang kalah telak. Mereka sudah kehabisan tenaga,” ujar Trump.
Iran Dijadwalkan Main di Amerika Serikat
Iran di Piala Dunia 2026 tergabung dalam Grup G dan dijadwalkan memainkan tiga pertandingan di wilayah Amerika Serikat, yang menjadi salah satu tuan rumah.
Dua laga awal akan digelar di SoFi Stadium, Los Angeles, masing-masing pada 16 Juni melawan Selandia Baru dan 22 Juni menghadapi Belgia.
Sementara pertandingan terakhir Grup G kontra Mesir akan berlangsung di Lumen Field pada 27 Juni.
Jadwal tersebut memicu spekulasi soal keamanan dan stabilitas penyelenggaraan, mengingat situasi geopolitik yang sedang memanas di kawasan Timur Tengah.
FIFA dan Federasi Iran Belum Bersuara
FIFA hingga kini belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait dampak eskalasi konflik terhadap partisipasi Iran. Organisasi sepak bola dunia itu juga belum memberikan penjelasan tambahan mengenai potensi risiko keamanan atau penyesuaian jadwal.
Di sisi lain, federasi sepak bola Iran juga belum menyampaikan sikap resmi terkait situasi politik yang berkembang dan kemungkinan dampaknya terhadap keikutsertaan mereka.
Kondisi ini membuat publik internasional menunggu kejelasan lebih lanjut, terutama menyangkut hubungan diplomatik dan keamanan selama turnamen berlangsung.
Piala Dunia 2026 Jadi Edisi Terbesar Sepanjang Sejarah
Piala Dunia 2026 akan menjadi edisi terbesar dalam sejarah turnamen ini. Untuk pertama kalinya, kompetisi akan diikuti oleh 48 tim nasional.
Turnamen empat tahunan tersebut akan digelar di tiga negara sekaligus, yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Dengan format baru dan jumlah peserta lebih banyak, perhatian dunia terhadap aspek keamanan dan stabilitas politik menjadi semakin besar.
Situasi Masih Dinamis
Konflik Amerika Serikat–Israel dan Iran yang sedang berlangsung menambah sensitivitas menjelang turnamen. Meski begitu, hingga saat ini belum ada keputusan atau perubahan resmi terkait jadwal maupun status partisipasi Iran.
Pernyataan Trump yang tegas menunjukkan bahwa pemerintah Amerika Serikat tidak melihat partisipasi Iran sebagai isu utama dalam konteks penyelenggaraan Piala Dunia 2026.
Namun, perkembangan situasi geopolitik tetap menjadi faktor yang akan terus dipantau oleh penyelenggara, federasi sepak bola, serta komunitas internasional.


