AC Milan Pangkas Jarak, Persaingan Gelar Liga Italia Kembali Terbuka
Independen Ekspos | AC Milan menyalakan kembali persaingan gelar Liga Italia setelah menaklukkan Inter Milan dengan skor 1-0 dalam derby Milan. Kemenangan ini memangkas jarak poin Milan dari pemuncak klasemen menjadi tujuh angka.
Gol tunggal dalam pertandingan tersebut datang dari Pervis Estupinan. Bek sayap itu mencetak gol lewat tendangan keras yang memastikan Rossoneri membawa pulang tiga poin penting.
Dengan sisa 10 pertandingan musim ini, selisih tujuh poin masih membuka peluang bagi Milan untuk mengejar Inter dalam perebutan scudetto.
Gol Estupinan Mengubah Jalannya Derby Milan
Assist Fofana Jadi Awal Gol Penentu
Momen penentu terjadi 10 menit sebelum babak pertama berakhir.
Youssouf Fofana mengirim umpan terukur ke arah Pervis Estupinan. Bek asal Ekuador itu langsung melepaskan tendangan keras yang tidak mampu dihentikan penjaga gawang Inter.
Gol tersebut menjadi satu-satunya gol dalam pertandingan.
Gol itu datang hanya beberapa saat setelah Inter menyia-nyiakan peluang emas. Henrikh Mkhitaryan berlari dari lini tengah menuju kotak penalti, tetapi tembakannya mengarah tepat ke penjaga gawang Milan.
Babak Kedua: Inter Tekan, Milan Bertahan
AC Milan membuka babak kedua dengan agresif. Youssouf Fofana sempat memiliki peluang untuk menggandakan keunggulan, tetapi tembakannya berhasil digagalkan kiper Inter.
Inter kemudian mencoba bangkit.
Federico Dimarco mendapat peluang besar di dalam kotak penalti setelah menerima umpan rekan setimnya. Namun tendangannya melambung di atas mistar.
Menjelang akhir pertandingan, Inter meningkatkan tekanan. Serangan datang bertubi-tubi, tetapi lini belakang Milan tetap bertahan hingga peluit akhir.
Dominasi Milan Berlanjut di Derby Milan
Kemenangan ini memperpanjang catatan positif Milan dalam derby Milan.
Rossoneri tidak terkalahkan dalam tujuh pertemuan terakhir melawan Inter. Hasil tersebut juga menandai kemenangan kedua Milan atas rival sekota mereka pada musim ini.
Di sisi lain, hasil ini menghentikan laju kemenangan Inter yang sebelumnya mencatat delapan kemenangan beruntun.
Kekalahan ini juga menjadi yang pertama bagi Inter sejak terakhir kalah dari Milan di liga pada November.
Jika Inter Menang, Jalan Menuju Scudetto Terbuka Lebar
Pertandingan derby Milan memiliki dampak besar terhadap persaingan gelar.
Sebelum laga dimulai, Inter unggul 10 poin di puncak klasemen. Jika mereka menang, jarak dengan Milan akan melebar menjadi 13 poin.
Selisih sebesar itu dengan sisa pertandingan yang terbatas hampir memastikan gelar juara berada di tangan Inter.
Namun hasil derby Milan mengubah situasi.
Selisih kini tinggal tujuh poin. Dengan 10 laga tersisa, peluang Milan kembali terbuka.
Faktor Jadwal Bisa Jadi Penentu
Situasi kompetisi juga memberi keuntungan bagi Milan.
Rossoneri hanya fokus pada Liga Italia hingga akhir musim. Tidak ada jadwal kompetisi lain yang mengganggu konsentrasi tim.
Inter masih memiliki agenda di Coppa Italia. Jadwal tambahan itu berpotensi memengaruhi rotasi pemain dan kebugaran skuad.
Meski Inter sudah tersingkir dari Liga Champions pada fase playoff 16 besar, mereka tetap harus membagi fokus antara liga dan kompetisi domestik lain.
Perburuan Gelar Masih Panjang
Dengan 10 pertandingan tersisa, persaingan belum berakhir.
Inter masih memimpin klasemen dan tetap menjadi kandidat kuat juara. Namun kemenangan Milan dalam derby Milan memberi tekanan baru.
Selisih tujuh poin membuat setiap pertandingan ke depan memiliki arti besar.
Bagi Milan, kemenangan ini ibarat menyalakan kembali api dalam perburuan scudetto. Bagi Inter, kekalahan ini menjadi pengingat bahwa jalan menuju gelar belum sepenuhnya aman.


