Independen Ekspos – Persija Jakarta sukses meraih kemenangan dramatis 3-2 atas Malut United dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026. Duel panas di Stadion Kie Raha, Ternate, Selasa (24/2/2026), berlangsung penuh tensi, gol cepat, drama VAR, hingga kartu merah di menit akhir.
Persija Jakarta langsung mengejutkan tuan rumah sejak awal pertandingan. Baru berjalan delapan menit, Alaaeddine Ajaire membawa Macan Kemayoran unggul cepat. Ia memanfaatkan umpan matang Gustavo Almeida dan menuntaskannya menjadi gol pembuka. Skor 1-0 untuk tim tamu.
Malut United berusaha merespons ketertinggalan dengan sejumlah serangan. Namun lini belakang Persija tampil disiplin dan mampu meredam tekanan tuan rumah sepanjang babak pertama.
Alih-alih kebobolan, Persija justru menambah keunggulan pada menit ke-29. Jordi Amat sukses menanduk bola hasil crossing Allani. Sundulan bek senior itu tak mampu dihalau kiper Malut, membuat skor berubah menjadi 2-0.
Persija sempat mencetak gol ketiga sebelum turun minum. Namun VAR menganulir gol tersebut karena Bruno Tubarao dinilai berada dalam posisi offside. Keputusan itu membuat skor tetap 2-0 hingga jeda.
Memasuki babak kedua, Malut United meningkatkan intensitas serangan. Tim asuhan Hendri Susilo bermain lebih agresif dan mulai merepotkan pertahanan Persija.
Tekanan Malut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-77. Ciro Alves mencetak gol setelah menyambar umpan silang Frets Butuan di depan gawang. Skor berubah menjadi 1-2 dan laga kembali hidup.
Keunggulan tipis Persija tak bertahan lama. Macan Kemayoran langsung merespons lewat gol spektakuler Fabio Calonego. Sepakan jarak jauhnya dari luar kotak penalti meluncur deras dan tak mampu dihentikan Angga Saputro. Persija kembali menjauh dengan skor 3-1.
Malut tak menyerah. David Da Silva memperkecil ketertinggalan menjadi 2-3 setelah memanfaatkan umpan silang Yance Sayuri. Gol itu membuat laga semakin menegangkan di menit-menit akhir.
Pada menit ke-84, VAR kembali menjadi sorotan. Wasit mengecek dugaan handball pemain Persija di kotak penalti. Setelah meninjau tayangan ulang, wasit memutuskan tidak terjadi pelanggaran. Keputusan tersebut memicu ketegangan, namun skor tetap tidak berubah.
Drama belum berakhir. Menit ke-89, Aditya Warman yang baru masuk menggantikan Jordi Amat harus meninggalkan lapangan lebih cepat. Ia mendapat kartu kuning kedua setelah kedapatan menyikut pemain lawan. Keputusan itu diambil setelah wasit kembali mengecek melalui VAR.
Hingga peluit panjang berbunyi, skor 3-2 untuk kemenangan Persija Jakarta tidak berubah.
Persija Jakarta kini mengoleksi 50 poin dari 23 pertandingan dan menempati posisi kedua klasemen sementara Super League. Jumlah poin tersebut menyamai Persib Bandung yang memimpin klasemen, meski Persib baru memainkan 21 laga.
Sementara itu, Malut United tertahan di peringkat keempat dengan 41 poin. Kekalahan ini membuat persaingan papan atas Super League semakin ketat dan panas.
Kemenangan dramatis ini menjadi bukti mental kuat Persija dalam menghadapi tekanan, sekaligus menjaga asa dalam perburuan gelar musim 2025/2026.


